BerandaNewsPengamat: Ini Capaian dan Tantangan 2 Tahun Prabowo-Gibran

Pengamat: Ini Capaian dan Tantangan 2 Tahun Prabowo-Gibran

Jakarta, 20 Oktober 2026 – Dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum untuk melihat capaian sekaligus tantangan dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah. Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif’an, menilai sejumlah program telah menunjukkan capaian yang konkret, tetapi pemerintah masih perlu memperkuat hasil dan manfaat kebijakan agar semakin dirasakan masyarakat.

Salah satu capaian yang disorot Ali adalah program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berdasarkan data yang disampaikan dalam paparannya, program tersebut telah menjangkau 106,3 juta orang per 13 Oktober 2026. Angka ini menunjukkan besarnya jangkauan program layanan kesehatan preventif yang menjadi salah satu agenda pemerintah.

“Kalau kita melihat capaian pemerintahan dalam dua tahun ini, ada sejumlah program yang pelaksanaannya sudah terlihat. Cek Kesehatan Gratis, misalnya, telah menjangkau lebih dari 106 juta orang. Ini merupakan capaian yang penting dalam upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ujar Ali dalam diskusi “Capaian & Tantangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” yang diselenggarakan Arus Survei Indonesia di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga: Hasil Survei ASI: 76,4% Publik Puas dengan Kinerja Kemendikdasmen

Menurut Ali, capaian tersebut perlu dibaca sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan layanan dasar. Namun, evaluasi tidak seharusnya berhenti pada jumlah masyarakat yang telah terjangkau. Pemerintah juga perlu melihat tindak lanjut hasil pemeriksaan, akses terhadap layanan kesehatan lanjutan, serta sejauh mana program tersebut membantu masyarakat mendeteksi dan menangani masalah kesehatan lebih dini.

Ali menekankan bahwa tantangan utama pemerintah ke depan adalah meningkatkan outcome dari berbagai kebijakan yang telah dijalankan. Dalam perspektif kebijakan publik, output menggambarkan keluaran langsung suatu program, sedangkan outcome menunjukkan perubahan atau manfaat yang muncul setelah program tersebut dilaksanakan.

“Banyak program pemerintah yang output-nya sudah berjalan dan terlihat. Tantangannya sekarang adalah bagaimana memastikan outcome-nya semakin kuat, sehingga program tidak hanya terlaksana, tetapi juga benar-benar memberikan perubahan yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Hasil Survei ASI: Publik Setuju Program MBG Dilanjutkan

Pandangan tersebut disampaikan Ali dalam diskusi refleksi dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran yang menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Arya Fernandes, Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS; Syukri Rahmatullah, Pemimpin Redaksi BeritaSatu; Agung Baskoro, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis; serta Ali Rif’an selaku Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia.

Bagi Ali, evaluasi dua tahun pemerintahan perlu menempatkan capaian dan tantangan dalam satu kerangka yang utuh. Capaian pelaksanaan program penting untuk dicatat, tetapi peningkatan hasil kebijakan juga menjadi pekerjaan rumah agar program pemerintah semakin efektif dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (*)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments