
Jakarta, Panduan.co.id – Presiden Prabowo Subianto melantik Sinta Nuriyah, M. Quraish Shihab, hingga Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari pengangkatan 26 anggota Wantimpres berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Usai pembacaan Keppres, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan para anggota Wantimpres.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan seluruhnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” bunyi sumpah yang dipandu Prabowo dan diikuti para pejabat yang dilantik.
Baca Juga: Prabowo Usulkan Komposisi Biaya Haji 52:48
Sinta Nuriyah yang juga istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid merupakan tokoh perempuan dan pejuang kemanusiaan yang aktif dalam pembelaan perempuan serta dialog lintas iman.
Sementara itu, M. Quraish Shihab merupakan ulama dan cendekiawan Al-Qur’an. Dia pernah menjabat Menteri Agama pada 1998 serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir.
Adapun Rocky Gerung merupakan pengamat politik, akademikus, filsuf, dan intelektual publik Indonesia.
Setelah pengucapan sumpah, para anggota Wantimpres satu per satu menandatangani berita acara pelantikan yang kemudian diikuti oleh Presiden Prabowo.
Dalam susunan Wantimpres yang baru, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota. Pratikno sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Baca Juga: Hasil Survei ASI: Tingkat Kepercayaan Prabowo 61,4%, Tingkat Kepuasan Prabowo 57,6%
Hatta Rajasa ditetapkan sebagai Wakil Ketua merangkap anggota. Ia merupakan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Muhammad Qodari ditetapkan sebagai Sekretaris merangkap anggota. Qodari sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.
Anggota Wantimpres lainnya yakni mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan Agum Gumelar; pengusaha dan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung; mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar; serta mantan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
Selanjutnya, pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jusuf Wanandi; mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan; mantan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo; mantan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri; mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo; dan pengusaha Dato Sri Tahir.
Kemudian mantan Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan Ida Bagus Purwalaksana; pemimpin Persatuan Umat Budha Indonesia Philip Kuncoro Wijaya; tokoh agama Khonghucu Budi Tanuwibowo; mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman; mantan Duta Besar RI untuk Thailand Mohammad Hatta; pengusaha nasional Jusuf Hamka; pakar hukum tata negara Margarito; Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Jacky Manuputty; serta mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. (ant/jey)