Home News Kemendes Salurkan Rp 2,2 Miliar Dana TEKAD bagi 22 Kampung di Manokwari

Kemendes Salurkan Rp 2,2 Miliar Dana TEKAD bagi 22 Kampung di Manokwari

0
Wakil Bupati Manokwari Mugiyono (ketiga dari kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan dana untuk mendukung pelaksanaan Program TEKAD 2026 kepada salah satu kelompok di Manokwari, Papua Barat. (Dok. Istimewa)
Wakil Bupati Manokwari Mugiyono (ketiga dari kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan dana untuk mendukung pelaksanaan Program TEKAD 2026 kepada salah satu kelompok di Manokwari, Papua Barat. (Dok. Istimewa)

Manokwari, Panduan.co.id – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengalokasikan Rp2,2 miliar bagi 22 kampung di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, untuk melaksanakan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) 2026.

Wakil Bupati Manokwari Mugiyono di Manokwari, Selasa, mengatakan setiap kampung memperoleh dukungan pembiayaan sebesar Rp100 juta guna mengoptimalkan program pemberdayaan sesuai dengan potensi unggulan masing-masing.

“Pemerintah daerah mengapresiasi dukungan kementerian melalui Program TEKAD yang sudah berlangsung selama lima tahun, dan ini tahun yang keenam,” ujar Mugiyono.

Dia menjelaskan bahwa lokus pelaksanaan Program TEKAD 2026 tersebar di tiga distrik atau kecamatan, yaitu Distrik Manokwari Utara sebanyak sepuluh kampung, kemudian Distrik Prafi dan Distrik Masni masing-masing enam kampung.

Bantuan itu bertujuan mendorong pengembangan inovasi dan usaha produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat kampung, memperkuat ketahanan pangan serta potensi lokal, sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat kampung.

Baca Juga: Prabowo Undang BRIN Paparkan Riset Pangan dan Energi

“Pemanfaatan harus sesuai dengan proposal dari masing-masing. Ada yang kembangkan usaha di sektor peternakan, pertanian, perikanan, dan lainnya,” kata Mugiyono.

Ia menyebut, pemerintah daerah melalui instansi teknis akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut dan mewajibkan setiap kampung menyusun laporan pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.

Program TEKAD sejalan dengan misi Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yakni membangun dari desa, dari masyarakat akar rumput untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus memberantas masalah kemiskinan.

“Satu rupiah yang dikucurkan harus berikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan wajib sertakan laporan pertanggungjawaban,” kata Mugiyono menegaskan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Suwandi menjelaskan, dana demonstrasi plot (demplot) melalui Program TEKAD tahap II diprioritaskan untuk pengembangan komoditas kakao, ayam petelur, dan produk UMKM.

Pengembangan komoditas unggulan bertujuan memberikan nilai tambah produksi secara berkelanjutan, sehingga dapat mendorong kemandirian ekonomi kampung, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta membuka peluang usaha baru.

“Supaya petani tidak hanya menjual barang mentah tapi barang jadi. Bantuan ini hanya sebagai modal awal untuk membantu kampung mengembangkan potensi masing-masing,” ujar dia. (ant/jey)

Exit mobile version