Jakarta, Panduan.co.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendampingi Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Sidang ini membahas langkah-langkah strategis pemerintah dalam upaya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika sosial politik yang tengah berkembang di tanah air.
Dalam keterangan persnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin yang ditugaskan menyampaikan hasil sidang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo terus memantau perkembangan situasi nasional.
Kepala Negara mengarahkan agar TNI dan Polri semakin solid dalam menjaga keamanan masyarakat.
“Presiden dalam kaitan stabilitas nasional, memberi penekanan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan kepada Tentara Nasional Indonesia untuk tetap solid dan bekerja sama, dan sama-sama bekerja dalam melaksanakan tugas untuk mencapai keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujar dia.
Baca Juga: Prabowo Berikan Pangkat Kehormatan pada 14 Purnawirawan
Selain itu, lanjut Menhan, Presiden juga menginstruksikan TNI-Polri agar tidak segan mengambil langkah tegas dan terukur dalam mengatasi segala bentuk pelanggaran hukum. Termasuk, perbuatan kriminal seperti perusakan fasilitas umum dan penjarahan yang harus ditindak sesuai hukum.
“Apabila terjadi hal-hal yang menyangkut soal keselamatan bagi pribadi maupun pemilik rumah, pejabat yang mengalami penjarahan, maka petugas tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kerusuhan dan penjarahan yang memasuki wilayah pribadi maupun wilayah institusi negara, yang memang sudah dipastikan untuk selalu dalam keadaan aman,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, menurut Menhan, Presiden Prabowo juga mengarahkan lembaga terkait lainnya untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas nasional.
Salah satunya, Badan Intelijen Negara yang ditugaskan untuk terus memantau situasi intelijen dan melaporkan kepada Presiden secara cepat apabila terjadi dinamika di lapangan. Kemudian, Menteri Dalam Negeri ditugaskan untuk memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan dengan baik.
“Juga mengikuti secara cermat perkembangan ekonomi yang dibutuhkan oleh rakyat. Oleh karena itu, ini adalah satu kebutuhan bersama, soliditas dari seluruh aparat pemerintah pusat maupun aparat pemerintah daerah,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, tutur Menhan, Presiden juga menugaskan Panglima TNI bersama jajaran kepala staf angkatan untuk menjaga keamanan wilayah dan mencegah penyalahgunaan sumber daya alam.
Sementara, Kapolri diminta bekerja sama dengan Jaksa Agung dalam mempercepat penegakan hukum terhadap seluruh pelanggaran yang terjadi.
“Bapak Presiden akan selalu beserta rakyat dan selalu bersama-sama rakyat dalam rangka memperjuangkan kepentingan rakyat, bersama dukungan Tentara Nasional Indonesia dan juga Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan bersama-sama seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah kita,” tegasnya.
Terakhir, Menhan menyampaikan pesan Presiden Prabowo bahwa menjaga stabilitas nasional merupakan prasyarat utama bagi terwujudnya kebangkitan ekonomi bangsa.
“Mari kita teruskan persatuan dan kesatuan nasional untuk terus berjuang meningkatkan kebangkitan ekonomi kita dengan stabilitas nasional yang kita wujudkan bersama-sama,” ajak Kepala Negara sebagaimana diungkapkan Menhan.
Turut hadir dalam keterangan pers ini, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BIN Muhammad Herindra, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Tonny Harjono. (ant/jey)